Prakiraan Harga Perak: XAG Tetap Bearish di Bawah SMA 200 Hari, Amati $61,50
- Perak tetap di bawah SMA 200-hari, menjaga struktur bearish tetap utuh.
- RSI tetap bearish, mengonfirmasi bahwa para penjual mempertahankan kontrol momentum jangka pendek.
- Penembusan di bawah $65,77 mengekspos level-level support di $63,32 dan $61,50.
Harga Perak (XAG/USD) turun hampir 2% pada hari Kamis saat Greenback meraih tertinggi baru tahun berjalan, didorong oleh sikap hawkish Federal Reserve (The Fed), dengan hampir setengah anggota dewan mendukung kenaikan suku bunga pada tahun 2026. Pasangan XAG/USD diperdagangkan di $66,07 setelah turun dari tertinggi harian $69,85.
Prakiraan Harga XAG/USD: Prospek Teknis
Setelah menembus Simple Moving Average (SMA) 200-hari di $68,99, logam putih ini melanjutkan penurunannya ke $61,50 pekan lalu sebelum memulihkan sebagian penurunan, namun penjual akhirnya mendorong XAG ke $65,77.
Relative Strength Index (RSI) bersifat bearish, indikasi bahwa penjual memegang kendali dan penurunan lebih lanjut Perak diprakirakan terjadi.
Jika XAG/USD turun di bawah $66,00, ini membuka peluang untuk menguji level terendah harian Kamis di $65,77. Dalam kasus pelemahan lebih lanjut, support berikutnya adalah level terendah harian 10 Juni di $63,32, sebelum level terendah siklus 11 Juni di $61,50.
Namun, jika pembeli masuk, mereka harus menembus level $68,00 untuk menantang SMA 200-hari. Setelah terlewati, target berikutnya adalah level psikologis $70,00, sebelum SMA 50-hari di $75,00.
Grafik Harga XAG/USD – Harian

Pertanyaan Umum Seputar Perak
Perak adalah logam mulia yang banyak diperdagangkan di kalangan investor. Secara historis, perak telah digunakan sebagai penyimpan nilai dan alat tukar. Meskipun kurang populer dibandingkan Emas, investor dapat beralih ke Perak untuk mendiversifikasi portofolio investasi mereka, untuk nilai intrinsiknya atau sebagai lindung nilai potensial selama periode inflasi tinggi. Para investor dapat membeli Perak fisik, dalam bentuk koin-koin atau batangan, atau memperdagangkannya melalui sarana seperti Dana yang Diperdagangkan di Bursa, yang melacak harganya di pasar internasional.
Harga Perak dapat bergerak karena berbagai faktor. Ketidakstabilan geopolitik atau ketakutan akan resesi yang dalam dapat membuat harga Perak meningkat karena statusnya sebagai tempat berlindung yang aman, meskipun pada tingkat yang lebih rendah daripada Emas. Sebagai aset tanpa imbal hasil, Perak cenderung naik dengan suku bunga yang lebih rendah. Pergerakannya juga bergantung pada bagaimana Dolar AS (USD) berperilaku karena aset tersebut dihargai dalam dolar (XAG/USD). Dolar yang kuat cenderung menjaga harga Perak tetap stabil, sedangkan Dolar yang lemah cenderung mendorong harga naik. Faktor lain seperti permintaan investasi, pasokan pertambangan – Perak jauh lebih melimpah daripada Emas – dan tingkat daur ulang juga dapat memengaruhi harga.
Perak banyak digunakan dalam industri, khususnya di sektor-sektor seperti elektronik atau energi surya, karena memiliki salah satu konduktivitas listrik tertinggi dari semua logam – lebih dari Tembaga dan Emas. Lonjakan permintaan dapat meningkatkan harga, sementara penurunan cenderung menurunkannya. Dinamika ekonomi AS, Tiongkok, dan India juga dapat berkontribusi pada perubahan harga: bagi AS dan khususnya Tiongkok, sektor industri besar mereka menggunakan Perak dalam berbagai proses; di India, permintaan konsumen terhadap logam mulia ini yang digunakan dalam perhiasan juga memainkan peran penting dalam menentukan harga.
Harga Perak cenderung mengikuti pergerakan Emas. Ketika harga Emas naik, Perak biasanya mengikutinya, karena statusnya sebagai aset-aset safe haven serupa. Rasio Emas/Perak, yang menunjukkan jumlah ons Perak yang dibutuhkan untuk menyamakan nilai satu ons Emas, dapat membantu menentukan valuasi relatif antara kedua logam tersebut. Beberapa investor mungkin menganggap rasio yang tinggi sebagai indikator bahwa Perak dinilai terlalu rendah, atau Emas dinilai terlalu tinggi. Sebaliknya, rasio yang rendah mungkin menunjukkan bahwa Emas dinilai terlalu rendah relatif terhadap Perak.