Prakiraan Harga Perak: Penjual XAG/USD Targetkan $60 saat Tekanan Jual Meningkat
- Perak jatuh ke level terendah sejak Maret saat Dolar AS menguat kembali.
- Data IHK AS yang akan dirilis pada hari Rabu tetap menjadi katalis utama berikutnya bagi pasar.
- Dari sudut pandang teknis, XAG/USD tetap tegas bearish, dengan indikator-indikator momentum menunjukkan para penjual masih mengendalikan pasar.
Harga Perak (XAG/USD) anjlok lebih dari 3,5% pada hari Selasa saat aksi harga tetap didorong oleh berita yang berubah cepat seputar perang Timur Tengah. Pada saat berita ini ditulis, XAG/USD diperdagangkan di sekitar $65,50, level terendah sejak 23 Maret.
Presiden AS, Donald Trump, mengatakan dalam sebuah unggahan di Truth Social bahwa "Amerika Serikat harus, perlu, merespons serangan ini" setelah Iran diduga menembak jatuh helikopter Apache AS di atas Selat Hormuz.
Komentar tersebut sangat kontras dengan pernyataan Trump sebelumnya bahwa negosiasi dengan Iran berada dalam "tahap akhir" dan bahwa kesepakatan bisa dicapai dalam beberapa hari.
Setelah perkembangan terbaru, Indeks Dolar AS (DXY) memangkas penurunan sebelumnya dan kembali naik mendekati level 100,00 saat para investor mencari perlindungan di Greenback.
Sementara itu, Perak terus menghadapi tekanan dari meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) mungkin perlu menaikkan suku bunga untuk menahan tekanan inflasi yang berasal dari harga Minyak yang tinggi.
Para pedagang kini menantikan laporan Indeks Harga Konsumen (IHK) AS yang akan dirilis pada hari Rabu. Hasil yang lebih panas dari prakiraan akan memperkuat ekspektasi suku bunga tinggi untuk waktu yang lebih lama, memberikan dukungan lebih lanjut pada Dolar AS dan berpotensi menambah tekanan pada aset-aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti Perak.
Analisis Teknis:

Pada grafik harian, bias jangka pendek tetap bearish, dengan harga bertahan di bawah Simple Moving Average (SMA) 20-hari yang merupakan komponen Bollinger Bands di sekitar $75,26 dan bahkan di bawah band bawah dekat $65,79, menegaskan tekanan ke bawah terus berlanjut.
Indikator-indikator momentum memperkuat sentimen lemah ini, karena Relative Strength Index (RSI) berada di sekitar 33 di wilayah hampir jenuh jual sementara Moving Average Convergence Divergence (MACD) tetap negatif, mengindikasikan bahwa para penjual masih mengendalikan meskipun ada kedekatan dengan kondisi jenuh.
Di sisi atas, resistance terdekat muncul di bagian bawah Bollinger band di sekitar $65,79, dengan hambatan lebih lanjut di garis tengah Bollinger dekat $75,26 dan bagian atas band menuju $84,72, level-level yang perlu direbut kembali untuk meredakan struktur bearish saat ini.
Di sisi bawah, bantalan penting berikutnya adalah support horizontal di $60,00, di mana penembusan tegas akan membuka jalan ke koreksi yang lebih dalam, sementara bertahan di atas dasar ini dapat mendorong periode konsolidasi dalam tren menurun yang lebih luas.
(Analisis teknis dalam berita ini ditulis dengan bantuan alat AI.)