Prakiraan Harga Perak: XAG/USD Berada di Dekat SMA 200 Hari, Risiko Penurunan Tetap Ada

  • Perak stabil di atas SMA 200 hari setelah penurunan tajam pekan lalu.
  • Ekspektasi suku bunga The Fed lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama terus membatasi permintaan logam yang tidak berimbal hasil ini.
  • XAG/USD tetap di bawah SMA 50 dan 100 hari, menjaga prospek teknis jangka pendek tetap bearish.

Perak (XAG/USD) diperdagangkan sedikit lebih tinggi pada hari Senin setelah turun hampir 8% pada hari Jumat menyusul laporan Nonfarm Payrolls (NFP) AS yang lebih kuat dari prakiraan, yang memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk waktu lebih lama.

Pada saat berita ini ditulis, XAG/USD diperdagangkan di sekitar $68,50 setelah menyentuh $66,18 sebelumnya pada hari ini, level terendah sejak 25 Maret.

Rebound ringan ini terjadi saat Dolar AS (USD) melemah setelah Fars News Agency Iran melaporkan bahwa Iran telah mengakhiri operasi militernya terhadap Israel menyusul pembaruan permusuhan selama akhir pekan. Presiden AS, Donald Trump, juga mengatakan bahwa perundingan damai dengan Teheran masih berlangsung, membuat para pedagang optimis dan berhati-hati tentang kemungkinan berakhirnya perang di Timur Tengah.

Namun, kenaikan harga Perak tampak terbatas di tengah meningkatnya ekspektasi The Fed hawkish, sementara prospek teknis yang lebih luas mengindikasikan bahwa para penjual masih memegang kendali.

Para pedagang kini menantikan data inflasi AS yang akan dirilis pekan ini, yang dapat memberikan petunjuk baru tentang jalur kebijakan moneter The Fed dan mendorong pergerakan berikutnya baik pada USD maupun XAG/USD.

Analisis Teknis:

Pada grafik harian, XAG/USD mempertahankan bias bearish karena harga tetap di bawah Simple Moving Averages (SMA) 50 dan 100 hari. Namun, SMA 200 hari di sekitar $67,94 memberikan support terdekat dan membantu menstabilkan aksi harga setelah sell-off tajam pekan lalu.

Indikator-indikator momentum tetap condong ke sisi bawah. Relative Strength Index (RSI) berada di sekitar 37, mengindikasikan momentum bearish masih ada, meskipun kondisi belum jenuh jual. Sementara itu, Average Directional Index (ADX) di sekitar 17 menunjukkan tren relatif lemah, mengindikasikan penurunan baru-baru ini kurang memiliki keyakinan kuat.

Di sisi atas, level resistance pertama berada di SMA 50 hari di sekitar $76,15. Pergerakan berkelanjutan di atas area ini dapat membuka jalan menuju SMA 100 hari di dekat $80,38. Di sisi bawah, SMA 200 hari di $67,94 tetap menjadi support utama yang harus diperhatikan. Penutupan harian di bawah level ini akan memperkuat prospek bearish dan mengekspos XAG/USD pada penurunan yang lebih dalam.

(Analisis teknis dalam berita ini ditulis dengan bantuan alat AI.)

Harga Dolar AS Hari Ini

Tabel di bawah menunjukkan persentase perubahan Dolar AS (USD) terhadap mata uang utama yang terdaftar hari ini. Dolar AS adalah yang terkuat melawan Franc Swiss.

USD EUR GBP JPY CAD AUD NZD CHF
USD -0.15% -0.01% -0.10% 0.13% 0.00% -0.29% 0.17%
EUR 0.15% 0.12% 0.06% 0.29% 0.12% -0.14% 0.32%
GBP 0.01% -0.12% -0.09% 0.14% -0.02% -0.30% 0.15%
JPY 0.10% -0.06% 0.09% 0.21% 0.07% -0.18% 0.23%
CAD -0.13% -0.29% -0.14% -0.21% -0.13% -0.40% 0.02%
AUD -0.01% -0.12% 0.02% -0.07% 0.13% -0.27% 0.17%
NZD 0.29% 0.14% 0.30% 0.18% 0.40% 0.27% 0.42%
CHF -0.17% -0.32% -0.15% -0.23% -0.02% -0.17% -0.42%

Heat Map menunjukkan persentase perubahan mata uang utama terhadap satu sama lain. Mata uang dasar diambil dari kolom kiri, sedangkan mata uang pembanding diambil dari baris atas. Misalnya, jika Anda memilih Dolar AS dari kolom kiri dan berpindah sepanjang garis horizontal ke Yen Jepang, persentase perubahan yang ditampilkan dalam kotak akan mewakili USD (dasar)/JPY (pembanding).

Bagikan: Pasokan berita