IDR: Kebijakan Ditahan Saat BI Membela Mata Uang – ING

Deepali Bhargava dari ING mencatat bahwa Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga kebijakan di 4,75%, dengan fokus pada stabilitas Rupiah Indonesia (IDR) daripada pengetatan. Dengan subsidi bahan bakar yang menahan inflasi dan Indeks Harga Konsumen (IHK) diprakirakan tetap dalam target, bank ini diperkirakan mengandalkan alat non-suku bunga. ING memprakirakan suku bunga akan tetap tidak berubah hingga kuartal ketiga, dengan potensi pemotongan pada akhir tahun.

Bank Indonesia memprioritaskan stabilitas rupiah

"Bank Indonesia mempertahankan suku bunga kebijakan di 4,75%, sesuai dengan ekspektasi, menegaskan prioritasnya untuk menjaga stabilitas mata uang."

"BI juga tetap nyaman dengan inflasi karena memprakirakan inflasi akan tetap dalam target 1,5-3,5%."

"Sebagai hasilnya, BI kemungkinan akan mengandalkan alat non-suku bunga untuk mengelola stabilitas rupiah."

"Dengan pertumbuhan yang melemah, bank sentral tidak mungkin menaikkan suku bunga dan diperkirakan akan tetap mempertahankan suku bunga hingga 2026, membatasi dukungan moneter untuk mata uang."

"Oleh karena itu, kami terus memprakirakan suku bunga kebijakan akan tetap tidak berubah hingga kuartal ketiga tahun ini, dengan pertumbuhan yang melambat berpotensi membuka peluang pemotongan suku bunga daripada kenaikan pada akhir tahun."

(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor.)

Bagikan: Pasokan berita