FTA India-UE: Dorongan besar bagi ekonomi India – Deutsche Bank
Deutsche Bank Research menyoroti signifikansi strategis dari Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) India-UE yang baru saja diselesaikan, yang membuka pasar Eropa untuk bisnis India. FTA ini diprakirakan akan meningkatkan daya saing di berbagai sektor, termasuk tekstil dan otomotif, sekaligus memberdayakan pekerja dan mengintegrasikan bisnis India ke dalam rantai nilai global. Laporan tersebut menekankan potensi pertumbuhan India, memproyeksikan pertumbuhan PDB riil sebesar 6,5-7,0% dalam beberapa tahun mendatang.
Signifikansi FTA India-UE
"FTA India-UE memiliki signifikansi strategis dan menandakan kepercayaan antara dua ekonomi besar yang saling melengkapi (India adalah ekonomi terbesar ke-4, UE adalah ekonomi terbesar ke-2, mewakili 25% dari PDB global) sebagai mitra terpercaya."
"India menawarkan skala, pertumbuhan (kemungkinan tumbuh 6,5-7,0% dalam istilah riil selama beberapa tahun ke depan), dan ekosistem industri yang cepat matang; Eropa membawa kedalaman modal, manufaktur yang maju, dan kerangka regulasi yang kuat."
"FTA India-UE memberikan dorongan yang menentukan bagi sektor-sektor yang padat karya seperti tekstil, pakaian, kulit, alas kaki, produk laut, permata dan perhiasan, kerajinan tangan, barang teknik, dan otomotif, menurunkan tarif hingga 10% pada hampir USD 33 miliar ekspor menjadi nol."
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh seorang editor.)